Kamis, 19 November 2015

cara pemasaran PT. ASTRA



Tugas Softskill
Cara Pemasaran Perusahaan Go Public
Contoh PT.ASTRA
1.      Pengertian Perusahaan Go Public
Pada hakekatnya go public secara terjemahannya adalah proses perusahaan yang “go public atau pergi ke masyarakat”, artinya perusahaan itu memasyarakatkan dirinya yaitu dengan jalan memberikan sarana bagi masyarakat untuk masuk dalam perusahaannya, yaitu dengan menerima penyertaan masyarakat dalam usahanya, baik dalam pemilikan maupun dalam penetapan kebijakan pengelolaan.

2.      Sejarah Perusahaan
Astra Internasional (IDX : ASII), merupakan perusahaan multinasional yang memproduksi otomotif yang bermarkas di Jakarta. Perusahaan ini didirikan pada tahun 1957 dengan nama PT. Astra International Incorporated. Pada tahun 1990, perseroan mengubah namanya menjadi PT. Astra International Tbk.  Perusahaan ini telah tercatat di Bursa Efek Jakarta (BEJ) sejak tanggal 4 April 1990. Saat ini mayoritas kepemilikan sahamnya dimiliki oleh Jardine Cycle & Carriage’s sebesar 50,1%.
Ruang lingkup kegiatan Perseroan seperti yang tertuang dalam anggaran dasarnya adalah perdagangan umum, perindustrian, jasa pertambangan, pengangkutan, pertanian, pembangunan dan jasa konsultasi. Ruang lingkup kegiatan utama entitas anak meliputi perakitan dan penyaluran mobil, sepeda motor dengan suku cadangnya, penjualan dan penyewaan alat berat, pertambangan dan jasa terkait, pengembangan perkebunan, jasa keuangan, infrastruktur dan teknologi informasi.

3.      Cara pemasaran PT. ASTRA
A.     Produk
Menurut Philip Kotler dalam buku Angipora (2002:155) produk adalah setiap apa saja yang dapat di tawarkan atau di pasar untuk mendapatkan perhatian, pemakaian, atau konsumsi yang dapat memenuhi keinginan atau kebutuhan.
Brand Equity is the set of characteristic unique to brand that allows the company to charge a higher price and retain a greater market share than would otherwise be expected for an undifferentiated product. Brand Equity adalah himpunan karakteristik yang unik untuk merek yang memungkinkan perusahaan untuk menetapkan harga yang lebih tinggi dan mempertahankan pangsa pasar yang lebih besar daripada yang akan diharapkan untuk produk yang dibeda-bedakan.
Honda memiliki diferensiasi dalam hal pengembangan produk. Mulai dari segi segment maupun segi demografinya. Penerapan kualitas yang tinggi juga menjadikan produk Honda menjadi produk yang paling dicari oleh para pelanggan. Sehingga kualitas produk menjadi strategi utama dalam produksi untuk meningkatkan mutu produk sesuai dengan tuntutan standar lingkungan secara nasional dan internasional (state of art).

PT. Astra Honda Motor mengeluarkan banyak sekali produk dan jasa pda pelanggan seperti dibawah ini :

a.         Sepeda Motor Honda
PT. Astra Honda Motor menawarkan banyak sekali tipe dan warna sepeda motor masih memiliki spesifikasi masaing – masing yang disesuaikan oleh kebutuhan dan keinginan pelanggan, antara lain :
a)                   Tipe bebek
-          Honda Revo
-          Honda Blade
-          Honda Supra
b)                  Tipe Matic
-          Honda PCX 150
-          Honda Scoopy
-          Honda Spacy
-          Honda Beat
-          Honda Vario
c)         Tipe Sport
-          Honda CBR
-          Honda Mega Pro
-          Honda Tiger
b.         Bengkel resmi sepeda motor merk Honda
Pelayanan bengkel yang banyak menyebar di seluruh Indonesia dengan peralatan yang lengkap dan pelayanan yang ramah sehingga lebih memudahkan pelanggan untuk melakukan servis sepeda motor. Karena pelayanan jasa sangat penting maka keramahan  dan  kemampuan pegawai dalam melayani konsumen serta dalam pengerjaan kendaraan konsumen akan membuat kepuasaan pelanggan meningkat dan akan memunculkan loyalitas dari konsumen.

c.         Honda Genuine Parts
PT. AHM juga menyediakan spare parts yang asli seperti oli , drive chain kit, plastic part dan masih banyak barang kebutuhan motor pelanggan yang disediakan. Meskipun harga relative mahal tetapi kualitas dari produknya terjamin aslinya.
B.     Price
Price atau harga sangat mempengaruhi akan terjualnya suatu barang dan jasa yang ditawarkan. Dalam menentukan harga PT. AHM ini menggunakan strategi seperti :
a.         Menentukan harga sesuai dengan segment pasar,
b.         Variasi harga dari varian produk,
c.         Harga suku cadang yang bersaing,
d.        Memberikan cash back terhadap pembelian motor Honda, hal ini dapat dilakukan melalui FIF, Adira, maupun jasa pembiayaan lain.
C.  Place
Place atau disebut juga dengan pendistribusian. Jaringan Honda yang sangat luas dan tersebar diseluruh Indonesia hal ini merupakan sebuah penghargaan dari penjualan produk Honda. Karena dengan hal tersebut PT. AHM bisa memiliki jaringan di 30 propinsi dan terdapat lebih dari 1500 dealer yang tersebar.

D.    Promotion
Beberapa cara yang telah dilakukan oleh PT. AHM dalam melakukan Promotion atau promosi sesuai dengan konsep dasar Integrated Marketing communication diantaranya adalah sebagai berikut :
a.         Advertising
Setiap produk yang diluncurkan PT. Astra Honda Motor memiliki karakteristik iklan yang berbeda, karena setiap produk memiliki segmentasinya masing-masing. Contohnya produk Honda memiliki tagline yang dibuat pada tahun 2010 yaitu “One Heart”.

Tagline ini menandai bahwa semangat baru Honda untuk tetap memberikan produk dan layanan terbaik bagi semua pengguna sepeda motor di Indonesia.
            Tidak hanya sekedar membuat tagline saja, Honda juga telah melalui tahapan program promosi seperti symbol Honda yang telah dikenal dan menimbulkan aware dihati para pelanggan. Selain itu Honda melakukan pengiklanan lewat semua media seperti media massa, media cetak, dan media – media lain yang memungkinkan produk dapat dikenal oleh pelanggan ataupun khalayak. Adapun kegiatan penyebaran brosur yang berisinkan produk – produk  sekaligus harga yang ditawarkan oleh Honda.
                               b.         Personal Selling
            PT Astra Honda Motor memiliki sales promotion girl (SPG) & sales promotion boy (SPB) sebagai personal selling yang ditempatkan pada dealer-dealer resmi, guna memberikan informasi kepada konsumen terkait produk-produk yang telah diluncurkan ke pasaran.
                               c.         Sales promotion
      Sales promotion merupakan salah satu cara untuk memberikan penawaran-penawaran khusus/nilai tambah dari produk-produk yang dijual PT Astra Honda Motor kepada calon konsumen agar menarik minat mereka sehingga dapat meningkatkan penjualan.
                               Contohnya yang telah dilakukan oleh PT. AHM adalah sebagai berikut :
                                     a)      Memberikan potongan harga khusus
     Diskon Pembelian Honda Spacy Hingga Rp 500.000,-] Jakarta - PT Astra Honda Motor menantang masyarakat untuk membuktikan kehandalan motor terbaru mereka yakni Honda Spacy Helm In dalam sebuah roadshow di 77 kota di Sumatera, Jawa, Kalimantan dan Sulawesi. Di kota-kota ini, Honda memberikan diskon khusus hingga Rp 500.000 untuk pembelian Honda Spacy Helm In. (detik.com|27/5/2011)
      b)      Setiap pembelian produk Honda pelanggan akan mendapatkan helm, jaket maupun special gift Honda secara gratis.
      c)      Mendapatkan kesempatan untuk menikmati servis gratis selama tiga sampai empat kali servis motor di dealer – dealer Honda terdekat.
      d)     Pelanggan dapat memilih warna sepeda motor yang diingikan, karena Honda memiliki banyak sekali pilihan warna yang disesuaikan dengan kebutuhan dan keinginan pelanggan. Contohnya adalah Honda scoopy yang memiliki varian warna – warna cerah dan lucu.

E.     Direct Marketing
Salah satu strategi yang dilakukan dalam hal Call center PT Astra Honda Motor tidak menggunakan penjawab telepon otomatis, melainkan dengan menyediakan customer service yang sangat terlatih. PT Astra Honda Motor akan menindaklanjuti masalah atau keluhan yang telah disampaikan untuk tetap dapat menjamin kepuasan para pelanggannya.

F.     Public Relations
Menurut pendapat Kotler dan amstrong (2001) yang menyebutkan bahwa public relation adalah suatu fungsi manajemen yang melakukan evaluasi sikap masyarakat, mengidentifikasi kebijakan dan prosedur organisasi dan/atau perorangan yang dikaitkan dengan keinginan masyarakat, serta melaksanakan program yang sistematis untuk mencapai pemahaman dan penerimaan masyarakat dalam upaya memperoleh citra positif.
Public Relation yang bekerja pada PT Astra Honda Motor bertugas untuk melakukan kegiatan yang sistematis untuk mencapai citra positif perusahaan dan meyakinkan customer bahwa produk-produk dari perusahaan tersebut memiliki karakteristik sebagai berikut :
a)        Produk Honda memiliki keunggulan kualitas terbaik, desain, performa, ketahanan, maupun konsumsi BBM yang hemat,
b)        Memenuhi keinginan konsumen dengan produk yang berkualitas, dengan menerapkan sistem fuel injection,
c)        Mengembangan produk,
d)       Memiliki berbagai tipe sepeda motor yang disesuaikan dengan kebutuhan dan keinginan pelanggan setia Honda,
e)        Kualitas standar Internasional,
f)         Menyediakan kendaraan yang aman, menyenangkan, dan ekonomis sesuai dengan kebutuhan masyarakat Indonesia. Hal ini dapat dibuktikan dengan Sepeda motor Honda kembali dinobatkan sebagai sepeda motor terpopuler di kalangan masyarakat Indonesia seiring dengan diterimanya penghargaan Top Brand Award 2014. Penyerahan penghargaan diserahkan kepada PT Astra Honda Motor (AHM) di Hotel Mulia, Jakarta (06/02).
g)        Melakukan sponsor kegiatan amal, festival musik, olahraga, maupun kegiatan lain agar masyarakat lebih mengenal Honda yang aktif menjadi sponsor berbagai macam kegiatan,
h)    Melakukan kegiatan seminar maupun kegiatan pengenalan produk baru, pameran produk motor Honda yang dibarengi dengan permainan maupun kegiatan yang berhadiah menarik.

Sumber            :
https://edudetik.wordpress.com/2013/11/29/makalah-manajemen-strategi-pt-astra-international-tbk/

Kamis, 22 Oktober 2015

MANAJEMEN DAN ORGANISASI


MANAJEMEN DAN ORGANISASI
DI SUSUN OLEH:
KELOMPOK        : KE – 3
KETUA                :   CANDRA RAHARJA                      ( 21215435)
ANGGOTA          :
                                  HENDRA EKA SUPARMAN         (23215111)
                                  MUHAMAD ARIEF .W                  (24215354)
                                  KHAIRUL SAPUTRA                    (23215715)
                                  SAMUEL .P. SILITONGA              (26215361)
KELAS           : 1EB23
SOFTSKILL



UNIVERSITAS GUNADARMA      2015 – 2016




KATA PENGANTAR
Puji serta syukur kami panjatkan kehadirat ALLAH SWT  yang telah memberikan rahmat, nikmat serta karunia-nya kepada kami, karena atas kehendak-nya pulalah kami dapat menyelesaikan makalah ini.
Tema atau judul dari makalah ini adalah “MANAJEMEN DAN ORGANISASI”. Adapun isi dari makalah ini adalah tentang pengertian dan fungsi manajemen, efisiensi dan efektivitas manajemen, bidang-bidang manajemen, tingkatan manager dan tanggung jawabnya, pengertian orgaisasi, Unsur-unsur Organisasi, Ciri-ciri organisasi, macam-macam organisasi, dan lainnya.
Harapan kami semoga makalah ini dapat bermanfaat, sehingga dapat menambah pengetahuan bagi para pembaca. Kritik dan saran dari semua pihak yang bersifat membangun selalu kami harapkan demi kesempurnaan makalah ini.
Akhir kata, kami sampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah berperan serta dalam penyusunan dan penyelesaian makalah ini dari awal sampai akhir. Dan semoga ALLAH SWT senantiasa selalu meridho’i segala usaha kita.


                                                                                                            Penulis,



       DAFTAR ISI          :

KATA PENGANTAR............................................................................................................ i
DAFTAR ISI............................... .......................................................................................... ii
BAB I PENDAHULUAN
1.1 LATAR BELAKANG...................................................................................................... 1
1.2 RUMUSAN MASALAH................................................................................................. 2
1.3 TUJUAN PENULISAN................................................................................................... 2
BAB II PEMBAHASAN
2.1 Pengertian Manajemen.................................................................................................... 3
2.2 Fungsi Manajemen.......................................................................................................... 3 – 10
2.3 Bidang-Bidang Manajemen............................................................................................. 10 – 12
      2.4 Tingkatan Manager Dan Golongan Manager............................................................ 12 – 13
      2.5 Pengertian Organisasi................................................................................................ 13
      2.6 Aspek Penting Dalam Organisasi ..............................................................................14
      2.7 Prinsip – Prinsip Organisasi ......................................................................................14 – 15
2.8 Bentuk Organisai .............................................................................................................15– 17  
2.9 Hubungan Manajemen Dan Organisasi........................................................................... 17
BAB III PENUTUP
3.1 kesimpulan ......................................................................................................................18
3.2 Daftar pustaka .................................................................................................................19


BAB I
PENDAHULUAN
1.1  Latar Belakang
      Manajemen dipraktekkan dalam bisnis, rumah-rumah sakit, universitas-universitas, badan-badan pemerintah dan pada tipe-tipe lain aktivitas-aktivitas yang terorganisasi.
Organisasi berasal dari bahasa Yunani organon, yang berarti “alat” (tool). Kata ini termasuk ke bahasa Latin, menjadi organization. Pengertian pada awalnya tidak merujuk pada benda atau proses, melainkan tubuh manusia atau makhluk biologis lainnya.
Manajemen publik diartikan sebagai proses formal dan informal untuk mengarahkan interaksi manusia menuju target organisasi publik. Unit analisisnya adalah proses interaksi antara manusia dan pekerja dan efek prilaku manusia terhadap  pekerja dan hasil kerja.

1.   Manajemen KunoMesir (piramid) and China (Tembok Besar China)
     Bangsa Venesia (lini perakitan kapal perang) 
2. Adam SmithMempublikasi “The Wealth of Nations” pd tahun 1776
    Pendukung  konsep pembagian/spesialisasi kerja (division of labor: job specialization) untuk
    meningkatkan produktivitas pekerja
3. Revolusi IndustriMengganti tenaga manusia dg tenaga mesin
          -   Menciptakan organisasi besar berdasarkan kebutuhan  manajemen.

Organisasi publik sering terlihat pada bentuk organisasi instansi pemerintah yang juga dikenal dengan birokrasi pemerintah. Istilah birokrasi ini diberikan kepada instansi pemerintah karena pada awalnya tipe organisasi yang ideal yang disebut birokrasi merupakan bentuk yang diterima dan diterapkan oleh instansi pemerintah.

1.2  RUMUSAN MASALAH
Dari latar belakang yang berada di atas itu kita dapat membuat rumusan masalah
yang berkaitan dengan manajemen dan organisasi,yaitu :
2.1      Pengertian Manajemen
2.2      Fungsi Manajemen
2.3     Bidang-Bidang Manajemen
                  2.4      Tingkatan Manager Dan Golongan Manager
                  2.5       Pengertian Organisasi
                  2.6      Aspek Penting Dalam Organisasi
                  2.7      Prinsip – Prinsip Organisasi
2.8       Bentuk Organisai
2.9Hubungan Manajemen Dan Organisasi
                                                          
Tujuan penulisan
Tujuan penulisan makalah ini adalah agar mahasiswa paham mengenai Arti Manajemen dan Organisasi yang diharapkan dapat juga bermanfaat bagi para pembaca dalam kehidupan sehari-hari.


BAB II
PEMBAHASAAN

2.1 Pengertian Manajemen
            Secara umum pengertian manajemen adalah pengelolaan suatu pekerjaan untuk memperoleh hasil dalam rangka pencapaian tujuan yang telah ditetapkan dengan cara menggerakkan orang-orang lain untuk bekerja.
Menurut George R. Terry (1977) menyatakan manajeman adalah suatu proses yang berbeda terdiri dari planning, organizing, actuating,dan controlling yang dilakukan untuk mencapai tujuan yang ditentukan dengan menggun manusia dan su,ber daya lainnya.

2.1.1    Pengertian Manajemen menurut para ahli

A.    Manajemen adalah suatu pencapaian tujuan yang telah ditentukan dengan menggunakan orang
      lain ( Robert. D. Terry )
B.     Manajemen adalah proses dimana pelaksanaan dari suatu tujuan diselenggarakan dan diawasi.
       (Encyclopedia of Social )
C.     Manajemen adalah suatu proses yg dilakukan oleh satu orang atau lebih untuk
      mengkoordinasikan kegiatan - kegiatan orang lain  guna mencapai  tujuan / hasil  (Evancevich)  
D.    Manajemen adalah membuat tujuan tercapai melalui kegiatan orang lain dan fungsi-fungsinya
      dapat dipecah sekurang-kurangnya 2 tanggung jawab utama yakni perencanaan dan pengawasan
      (  Evancevich )  

2.2       Fungsi manajemen
            Fungsi manajemen  bermacam-macam yaitu: Planing, Organizing, Actuiting, Controling dan
            Evaluation

2.2.1    PLANING ( Perencanaan )
            Perencanan  adalah fngsi yang paling penting dan pertama kali harus dikerjakan. Dalam
            perencanaan memuat   tujuan  dan bagaimana mencapai tujuan, rincian kegiatan.

            Unsur Perencanaan
1. Unsusr Tujuan   : Adanya perumusan tujuan yang jelas
2. Unsur Policy      :  Adanya metode untuk mencapai tujuan
3. Unsur Prosedur :  Pembagian tugas dan hubunan masing-masing anggota
4. Unsur Progres   :   Standart Evaluasi
5. Unsur Program :   Penyususnan Skala preoritas

Macam perencanaan menurut tingkatnya
.  Top Level / Tingkat atas
.  Midle level / Tingkat menengah
.  Bottom level / Timgkat bawah

Macam Penyusunan Rencana Menurut Tingkatnya   
* Bottom Up :  adalah perencanaan usulan  dari tingkat bawah kemudian disusun
                         dan dipertimbangkan di tingkat pusat
*  Top to the bottom  : ( Top Down ) Perencanaan dari tingkat atas yang langsung
                                    dilaksanakan ditingkat bawah. Biasanya sudah disertai
                                    dengan juklak dan juknis
* All at once  : Adalah  proses penyusunan perencanaan secara bersamaan antara
                          tingkat atas dan tingkat bawah dalam organisasi.

Macam Perencanaan menurut jangka waktunya
- Long range plan      :   10 – 20 tahun
- Medium term plan   :   5 – 7 tahun
- Short term plan       :   1 – 3 tahun
- Annual plan         ;   rencana tahunan

Syarat Peencanaan
- Tujuan dirumuskan secara jelas
- Sifatnya harus sederhana
- Bersifat fleksibel
- Penggunaan sumber dana harus efektif

Manfaat Perencanaan
- Metode untuk mencapai tujuan
- Sebagai petunjuk pelaksanaan bagi seluruh peserta
- Menjamin penggunaan

 2.2.2    PENGORGANISASIAN (  Organizing )
             Pengorganisasian adalah proses pengelompokan terhadap  : Tenaga ( orang ), Alat- alat /
             facilitas,  jenis tugas dan wewenang,  dan tanggungjawab
             Proses pengorganisasian dapat dirinci sebagai berikut :
-     Memahami tugas
-     Penetapan tugas pokok dari rincian kegiatan
-     Pengelompokan tugas / jabatan
-     Penyususnan struktur organisasi
-     Penyususnan otoritas organisasi
-     Pengisisan jabatan/ stafing
-     Facilitating   : memfacilitasi  kebutuhan baik terhadap tenaganya maupun
                                kegiatannya

A.   Pemahaman Tujuan
       Tujuan diuraikan secara jelas serta tolok ukurnya sesuai dengan herargi tujuan

B.  Penetapan Tugas Pokok
      Tugas pokok dirumuskan secara jelas

C.  Pengelompokan Tugas Jabatan
     Rumusan pengelompokan tugas  :
      §  Job analysis ( analisis tugas )      dianalisa sesuai dengan keahliannya
      §  Job diskription  ( uraian tugas ) apa saja jenis tugas yangdiberikan
      §  Job spesifikation  ( syarat tugas ) syarat dan persiapan yang harus dipenuhi
      §  Job evaluation  ( evaluasi tugas ) mengidentifikasi apakah jenis tugas sesuai

D.    Struktur Organisasi
      Kelompok jabatan di ubah menjadi satuan organisasi atas dasar  ;
              Departemen Horizontal  :
      §   Kesamaan fungsi dan jabatan                        :Kesamaan kelompok konsumen
      §  Kesamaan proses dan cara kerja                     :Kesamaan  lokasi
      §  Kesamaan hasil produksi                    :Kombinasi dalam bentuk matrik
            Departemen Vertikal      :    herarki dan koordinasi

E.     OTORITAS ORGANISASI
      Adalah kekuasaan / hak untuk bertindak / memberi perintah kepada orang lain. Otoritas ini harus
      tercantum dengan jelas baik pada job diskription maupun struktur organisasi : misalnya
      §  Ketetntuan perundangan
      §  Posisi dalam kontiilasi  ( kedudukan dalam  organisasi )
      §  Pelimpahan otoritas /mandat
      §  Perintah atasan

F.       STAFFING 
       Proses staffing meliputi
       §  Mempelajari organisasi
       §  Memperkirakan kebutuhan staff : kualifikasi tenaga  dan jumlah staf
       §  Rekruetment staf
       §  Seleksi penerimaan dan penempatan staf
       §  Job training : Preservice Training ( sebelum kerja). In service training ( selama kerja )

G.    FACILITATING  : memberi bekal/ fasilitas ; peralatan, material, keuangan

2.2.3    ACTUATING   ( Penggerakan )
a.   Rangkaian kegiatan yang berhubungan dengan aktivitas yang bisa mempengaruhi orang lain agar mereka suka melaksanakan usaha sesuai tujuan.

b.  Alat-alat Penggerakan bisa berupa ;
        - Perintah                   -  Surat edaran
       - Petunjuk                   -  Rapat koordinasi
       - Bimbingan               - Pertemuan loka karya ( workshop )

c.   Motivasi
1.      Pengertian   : Proses pemberian motive / penggerak bekerja kepada bawahannya sehingga mereka mau bekerja sebaik-baiknya sesuai kehendak pimpinan, karenanya manager harus mengetahui basic personal Need bagi anggotanya 

2.      Basic Personal Need  ( kebutuhan dasar manusia )

3 .   Teknik Motivasi

      a.       Motivasi Tidak Langsung
           1.      Siinkronisasi aspirasi individu dengan tujuan organisasi. Adalah :
              §  Pengertian mendalam tentang tujuan organisasi akan memberi manfaat pad pekerja
              §  Pengertian bahwa organisasi tidak bertentangan dengan aspiarasi  individu
              §  Pemberian kesempatan pekerja untuk menentukan cara pencapaian tujuan
2.      Kondisi organisasi menciptakan keadaan favourible berprestasi : mis
- Sosial condition
-  associatio condition
- customary condition

    b.      Motivasi Langsung
          1.   Intensi Material: dasar pemberian terhadap  : waktu  ; mis cuti.
             Hasil kerja       : yang berprestasi baik diberi imbalan
                               Gabungan keduanya .
             Jaminan social : bisa berupa rumah dinas, ONH, biaya tugas belajar ,
                               pengobatan gratis
         2. Intensif Material ; Pemberian gelar, tanda jasa,/medali, pujian lesan atau
                            tertulis, dipromosikan , diberi hak menggunakan atribut
                            jabatan,hak dimakamkan di taman makam pahlawan
2.2.4    CONTROLING    ( Pengawasan )
           Adalah tindakan meneliiti apakah segala sesuatu tercapai atau berjalan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan,  atau intruksi- intruksi yang telah ditetapkan. Pengawasan bertujuan menunjukan atau menemukan kelemahan- kelemahan agar dapat diperbaiki dan mencegah terulangnya kelemahan tersebut. ( Fayol )
           Dengan demikian dapat diartikan bahwa pengawasan adalah suatu proses untuk menetapkan pekerjaan yang sudah dilaksanakan serta mengoreksi apakah pekerjaan dimaksud telah dikerjakan sesuai dengan rencana
A.        Syarat/ prinsip pengawasan
a. Harus ada rencana yang jelas
b. Harus mampu menjamin adanya tindakan perbaikan
c. Harus bersifat fleksibel
d. Dapat dimengerti
e. Dapat merefleksikan pola organisasi
B.   Subyek pengwasan
                              -  intern  ( dari dalam organisasi )
                              - ektern  ( dari luar organisasi )
C.  Obyek pengawasan
- produksi
-  keuangan
-  waktu
- manusianya
D. Cara pengumpulan datanya.
                  -  personal observasi    :  pengawsan perorangan
                  -   oral report                           : laporan lisan
                  -   writen report                       :  laporan tertulis
                  -   control by exeption             :  pengawasan khusus terhadap hal-hal khusus 
2.2.5    EVALUATION  ( Penilaian )
        prosedur penilaian / pelaksanaan hasil kerja/ dampak secara systematik, dengan membabndingkannya dengan standart dan mengikuti kreteria / metode / tujuan guna menilai dan sekaligus pengambilan keputusan selanjutnya
        
           A. Tujuan   : 
1. sebagai alat untuk memperbaiki pelaksanaan program dan perencanaan
    program
2. sebagai alat  untuk memperbaiki pelaksanaan suatu kegiatan yang sedang
    berjalan
3. sebagai alat untuk memperbaiki alokasi sumber daya
4. sebagai alat untuk mengadakan perencanaan kembali yang lebih baik dari
    semula

B. Berdasarkan waktunya, evaluasi dapat digolongkan ;
a. evaluasi formative
     yaitu evaluasi yang dilaksanakan saat kegiatan sedang berlangsung , ini dibagi
     2 bentuk:
     - Critical review evaluation   : kegiatan evaluasi dengan cara
                                                      menanyakan bagian
                                                      penting sebelum kegiatan dimulai
     - Midterm Evaluasi                 : evaluasi saat kegiatan sedang berjalan
b. Eavaluasi Sumative                 : adalah evaluasi dilakuakan saat kegiatan telah
                                                       selesaidilakukan. Evaluasi ini dikelompokan
                                                       menjadi 2 macam :
-           Evaluasi Output : yaitu evaluasi untuk menilai hasil
            kegiatan program
-           Evaluasi dampak/ impact/ outcome  : yaitu evaluasi untuk
            menilai dampak dari hasil pelaksanaan program

C. ProsesEvaluasi  ;  Tahapan – tahapanya
§  Kegaiatan berfikir konseptual
§  Formulasi tujuan, sasaran dan manfaat evaluasi
§  Formulasi sumber dan jenis informasi yang diperlukan
§  Formulasi kriteria evaluasi
§  Formulasi modal / kerangka kerja / rancang bangun 
            D. Kegiatan Operasional
§  Pengumpulan data informasi

            E.  Kegiatan penilaian  :
          - Formulasi derajat keberhasilan
          - Formulasi faktor penunjang / penghambat
            
            F.   Kegiatan tindak lanjut
§  Formulasi tindakan pemecahan masalah
§  Feed back evaluasi kepada user
§  Follow up/ corective action/ tindakan perbaikan       
            G.    Kriteria Evaluasi
1.      Relevansi
Relevansi dipakai untuk memeriksa rasionalisasi suatu program :
-  masalah                                -  kegiatan
-  kebijaksanaan                                   -  unit kerja , dsb
- tujuan/ jawaban masalah
2.   Tingkat Kecukupan  : ( adequacy )  :  Tingkat kecukupan sejumlah kegiatan suatu
               program dan menunjukan seberapa  banyak masalah yang bisa diatasi
      a.       Tingkat kecukupan sejumlah kegiatan ( adquacy of effort )
             = jmlah kegiatan yang dilaksanakan       X  100 % jumlah kegiatan yang dibutuhkan
      b.      Tingkat kecukupan Akktifitas dan Pencapaian ( adequacy of performance) Jumlah hasil /
       pencapaian kegiatan    X 100 %
                              *coverage adalah perkiaraan jumlah hasil yang seharusnya dicapai  dari
                                      pelaksanaan program
3. Ukuran Tingkat  Kemajuan program
                Adalah penilaian dengan cara membandingkan rencana / kenyataan suatu program
     secara berkala pada waktu pada waktu program sedang berjalan guna mengetahui
                      # Monitoring tingkat kemajuan pelaksanaan
                      # Identifikasi dan koreksi hambatan pelaksanaan

2.3 Bidang-bidang manajemen

2.3.1    Manajemen Produksi
          Manajemen produksi adalah proses manajemen yang bertanggung jawab terhadap prencanaan
          (aktifitas) produksi, distribusi atau manajemen proyek yang dijalankan oleh sebuah organisasi.

Kegiatan manajemen produksi meliputi :
1. Perencanaan (desain) produksi
2. Pengendalian (berkaitan dengan persediaan) produksi
3. Pengawasan Produksi (berkaitan dengan mutu/quality
    control)


2.3.2    Manajemen Pemasaran 
     Manajemen pemasaran adalah suatu rencana kegiatan yang dilakukan oleh perusahaan
     berdasarkan analisa situasi dan tujuan yang telah ditetapkan.
     Kegiatan pemasaran antara lain menetapkan product yang disukai pasar, harga, promosi dan
     penempatan jalur distribusi.
Fungsi pemasaran meliputi :
1.      penjualan
2.      pembelian
3.      pengangkutan
4.      pembelanjaan
5.      penanggungan resiko
6.      standarrisasi dan gading
7.      informasi pasar 
Kegiatan manajemen pemasaran antara lain:
1.      riset pasar merupakan bagian terpenting untuk mengetahui keinginan, sikap dan tingkah laku
      konsumen terhadap produk yang akan dijual.
2.      Segmentasi pasar yakni proses kegiatan membagi pasar ke dalam kelompok-kelompok konsumen
       yang akan dilayani oleh perusahaan.
3.      Promosi terpadu (promotional mix) merupakan ussaha memperkenalkan produk secara terpadu
       yang dapat dilakukan melalui periklanan, promosi penjualan, publisitas, dan personal selling.

2.3.3    Manajemen keuangan
          Manajemen keuangan adalah suatu bagian dari manajemen yang fokusnya adalah pengelolaan

          dana perusahaan yang efektif dan efesien guna mencapat tujuan yang telah ditetapkan
          perusahaan.
Manajemen keuangan mempunyai tugas antara lain :
1.      memanfaatkan peluang dalam memperoleh dana intern maupun ekstern
2.      Pengalokasian dana untuk menunjang kegiatan perusahaan.
3.      Penggunaan dana yang dilakukan secara efisien dan efektif. 

2.3.4    Manajemen personalia 
          Manajemen personalia adalah bagian dari manajemen yang memfokuskan perhatiannya pada
          faktor produksi tenaga kerjadalam suatun organisasi agar tujuan yant telah ditetapkan dapat
          dicapai secara optimal.
Kegiatan manajemen personalia antara lain ;
1.      Pengadaan pegawai
2.      pemilihan tenaga kerja
3.      penyeleksian pegawai untuk menentukan posisi jabatan yang sesuai.
4.      mengadakan pelatihan dan pendidikan untuk pegawai.
5.      Menyediakan fasilitas, kesejahteraan dan gaji yang memuaskan.
6.      Melakukan rotasi jabatan
7.      Memotivasi pegawai dengan dmemberikan penghargaan kepada pegawai yang berprestasi.
8.      melakukan pemberhentian dan pesiun pegawai. 

2.3.5    Manajemen Administrasi 
           Manajemen administrasi merupakan bagian dari manajemen yang memberikan informasi
           layanan bidang administrasi yang diperlukan untuk melaksanakan kegiatan secara efektif dan
           memberi dampak kelancaran pada bidang lainnya.
Kegaitan manajemen administrasi antara lain :
1.      Pengadministrasian seluruh kegiatan
2.      Menginventarisasi peralatan kantor
3.      Penyediaan informasi yang dibutuhkan untuk kepentingan manajemen.
4.      Melakukan pengasrsipan data sehingga mudah untuk diakses oleh yang membutuhkan.

2.4       TINGKATAN MANAJEMEN
            Manager  berdasarkan herarki tugasnya dikelompokan sbb :
1.      Manager tingkat pertama ( Lower Manager )  adalah  manager yang langsung berhubungan
       dengan pekerjaan ( worker ) yang langsung menjalankan mesin ataupun memberikan pelayanan
       llangsung kepada konsumen. Manager tingkat ii disyaratkan memiliki proporsi peranan
       TECHNICEL SKILL  yang kebih besar dari pada konseptual skill.
2.      Manager tingkat menengah  ( MIDLE MANAGER )   adalah manager yang mengisi jenjang
       antara top manager dengan lower manage. Manager ini menjadi saluran infrmasi dan komunikasi
       timabl balik, sehingga manager tingkat ini diutamakan memiliki kemampuan untuk mengadakan
       hubungan antar manusia
3.      Manager tingkat puncak ( TOP MANAGER ) adalah manager yang menduduki kewenangan
      organisasi tertinggi dan sebagai penanggung jawab utama pelaksanaan organisas.  Manager ini
     
diisyaratkan memiliki proporsi peranan konseptual skill lebih besar dibanding technical skill

2.4.1    GOLONGAN MANAGER
           
TOP MANAGER  manager tingkat ini diperlukan kemampuan berfikir abstrak dan
            kemampuan generalis dan dan menanggung jawab beban mental yang berat Pada low
            manager diperlukan kemampuan : merancang , melakuakn teknik skill yang specific dengan
           
mantap
  Tugas Top Manager :
    a.       Sebagai pengambil keputusan
    b.      Sebagai pemikul tanggung jawab
    c.       Mengerahkan sumber daya untuk mencapai tujuan
    d.      Sebagai pemikir konseptual
    e.       Sebagai diplomat
1.      Peranan Interpersonal
    a.       Figur head  ( kepala )  : seseorang yang mempunyai atribut  simbul sebagai unsur kepala
           organisasi
    b.      Leader/ pemimpin : orang yang mempunyai kewenangan formal sebagai pemimpin bagi
           anggotanya
    c.       Liasion  / penghubung  : peranan mangadakan hubungan keluar organisasi
2. Peranan Informasional
    a. Monitor / pengamat  : melakukan pengamatan segala informasi didalam organisasinya
    b. Desimination / penyebar  : menyebarkan informasi yang diperoleh kedalam satuan kerjanya
    c. spokerman/ juru bicara : penyampai informasi
3. Peranan Pengambil Keputusan
    a. Enterpreuner     :  upaya memperbaiki / menigkatkan organisasi terhadap pelayanan
                                dan selalu beradaptasi terhadap perubahan dalam perbaikan

    b. Desturbence handler  / penenganan gangguan  : mampu meredam dan menangani
                                                                                 gangguan dalam organisasi
    c. Resource allocator   : penyalur alokasi sumber daya  atau mengalokasikan sumber daya
                                      secara tepat
    d. Negoitator / ahli negoisasi  :  melakukan hubungan kerja sama timbal balik yang salin
                                                   menguntungkan dengan instansi lain

2.5              PENGERTIAN ORGANISASI
  1. Organisasi adalah sistem perserikatan formal , berstruktur dan terkoordinasi dari kelompok orang yang bekerja sama dalam mencapai tujuan tertentu ( Malaya Hasibuan )
  2. Organisasi adalah : setiap bentuk perserikatan manusia untuk mencapai tujuan bersama ( James D, Mooney )
  3. Organisasi adalah : sistem kerja sama yang terkoordinasi secara sadar dan dilakukan oleh dua orang atau lebih ( Chaster I, Barnard )
  4. Organisasi adalah : pembinaan hubungan wewenang dan dimaksudkan untuk koordinasi struktural, baik secara vertikal maupun horizontal diantara posisi-posisi  yang telah diserahi tugas-tugas khusus yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan organisasi ( Koonz  & Donnel )
         Organisasi  : suatu system yang dinamis yang selelu berubah dan menyesuaikan diri dengan tekanan internal, ekternal dan selelu dalam proses evolusi kontinyu ( Philip, Senznick )

2.6       ASPEK PENTING DALAM ORGANISASI
  1. Adanya tujuan tertentu yang ingin dicapai
  2. Adanya system kerja sama yang terstruktur dari sekelompok orang
  3. Adanya pembagian kerja dan hubungan kerja antara sesama karyawan
  4. Adanya penetappan dan pengelompokan pekerjaan yang terintegrasi
  5. Adanya keterikatan formal dan tatatertib yang harus ditaati
  6. Adanya pendelegasian wewenang dan koordinasi tugas-tugas.
  7. Adanya unsur-unsur dan alat-alat organisasi
  8. Adanya penempatan orang-orang dan alat-alat organisasi

2.7 PRNISIP-PRINSIP ORGANISASI
  1. Prinsiple of Organisasi  ( Azas Tujuan Organisasi )   Menurut azas ini organisasi harus jelas dan rasional, apakah bertujuan untuk memperoleh  laba ( busenis organization ) ataukah untuk memberi pelayanan publik ( publik organization ) Hal ini bagian penting dalam menentukan struktur organisasi
  2. Priciple Unity of Obyektive ( azas kesatuan tujuan )  Menurut asas ini, didalam suatu organisasi  harus ada kesatuan tujuan yang ingin dicapai. Organisasi secara keseluruhan dan tiap-tiap bagiannya harus berusaha untuk mencapai tujuan tersebut
  3. Principle of Unity of commando ( azas kesatuan perintah ) azas ini hendaknya setiap bawahan menerima perintah ataupun memberikan pertanggungjawaban hanya kepada satu orang atasan. Tetapi satu atasan dapat memerintah lebih dari satu orang.
  4. Priciple of The span of managemen ( azas rentang kendali ) Azas ini seseorang manager hanya dapat memimpin secara efektif sejumlah bawahan tertentu. Misalnya 3 orang sampai dengan 9 orang . Jumlah bawahan ini tergantung kecakapan dan kemampuan manager yang bersangkutan 
      5. Priciple of delegation of authority ( azas pendelegasian wewenang) Pimpinan dibenarkan
          memberikan / melimpahkan sebagian wewenang kepemimpinanannya kepada seorang atau
          sekelomok orang lain agar pencapaiantujuan leboh efektif. Pendelegasian harus jelas sehingga
          mengetahui wewenangnya
      6. Principle of parity of authority and reponsibility  ( azas kewenangan dan tanggung jawab)
         
Azas ini hendaknya wewenang dan tanggung jawab hendaknya seimbang. Wewenang  yang
          didelegasikan dengan tanggung jawab yang timbul karenanya harussama besarnya. Misalkan
          wewenang yang diberikan X maka tanggung jawab juga sebasar X.
      7.  Principle   of Responsibility : (azas tanggung jawab)  Menurut azas ini,pertanggung
          jawabannya dari bawahan terhadap atasan harus sesuai dengan garis wewenang ( lineauthority)
          dan pelimpahan wewenang.Seseorang hanya bertanggung jawab kepada orang yang
          memberikan tanggung jawab.
      8.  Principle of departementation ( principle of devision of work ) = azas pembagian kerja.
          Menurut azas ini, pengelompok tugas-tugas, pekerjaan-pekerjaan atau kegiatan yang sama ke
          dalam satu unit kerja ( departemen) hendaknya didasarkan atas eratnya hubungan pkerjaan
          tersebut
      9.  Principle of personnel placement ( azas penempatan personalia ) Menurut azas ini,
          hendaknya
          penempatan orang-orang pada setip jabatannya harus didasarkan atas kecakapan, keahlian, dan
          ketrampilannya  ( the right man, in the right job ) oleh karena itu harus dilakukan seleksi sesuai
          dengan kebutuhan
    10. Principle of scalar chain ( azas jenjang berangkai ) : Saluran perintah dari atas kebawah
          harus
          merupakan mata rantai vertikal yang jelas dan tidak terputus dan sebaikny menemouh jarak
          yang terpendek., dan sebaliknya pertanggungjawaban bawahan ke atasan juga serupa.
    11. Princip of effiiciency ( asas eficiensi )Suatunorganisasi dalam mencapai tujuannya  harus dapat
          mencapai hasil yang optimal dengan pengorbanan yang minimal
    12. Principle of continuity  ( azas kesinambungan ) Organisasi harus mengusahakan cara-cara
          untuk menjamin kelangsungan hidupnya.
    13. Principle of coordination : ( asas koordinasi ) Asas ini merupakan tindakan lanjut dari asas-asas
          organisasi launnya. Koordinasi dimaksudkan untuk mensikronisasikan dan mengintegrasikan
          segala tindakan


2.8        BENTUK ORGANISASI
            Struktur organisasi adalah suatu gambar yang menggambarkan bentuk organisasi,
            pedepartemenan organisasi, kedudukan dan jenis wewenang pejabat, dan hubungan pekerjaan
            , garis perintah dan tanggung jawab, rentang kendali dan sistem rentang kendali dan sistem
            pimpinan kendali.

2.8.1 Organisasi Lini
Garis wewenang yang menghubungkan langsung secara vertical antara atasan dan bawahan
Ciri-cirinya :
    -Jumlah karyawan sedikit
    -Manajer dibawahnya hanya sebagai pelaksana
    -Sarana dan alatnya terbatas
    -Hubungan atasan dan bawahan bersifat langsung
    -Bentuk lini pada perusahaan perseorangan, pemilik perusahaan adalah top manager

2.8.2 Organisasi Fungsional
Wewenang dari pimpinan tertinggi dilimpahkan kepada kepala bagian yang mempunyai jabatan fungsional untuk dikerjakan para pelaksana yang mempunyai keahlian khusus
Ciri-cirinya :
    -Organisasi kecil
    -Terdapat kelompok kerja staf ahli
    -Spesialisasi dalam pelaksanaan tugas
    -Target yang hendak dicapai jelas dan pasti
    -Pengawasan ketat

2.8.3 Organisasi Garis dan Staff
Pelimpahan wewenang secara vertikal dari pimpinan ke kepala bagian dibawahnya serta masing-masing pejabat, manajer ditempatkan satu atau pejabat staff yang tidak mempunyai wewenang memerintah tetapi hanya sebagai penasihat, misal : kearsipan, keuangan, personel
Ciri-cirinya :
     -Hubungan atasan dan bawahan tidak seluruhnya
       langsung
     -Karyawan banyak
     -Organisasi besar
     -Ada 2 kelompok kerja organisasi sehingga ditekankan
      adanya spesialisasi :
     -Personel Lini
     -Personel Staff

2.8.4 Organisasi Fungsional dan Garis
Wewenang dari pimpinan tertinggi dilimpahkan kepada kepala bagian dibawahnya yang mempunyai keahlian tertentu serta sebagian dilimpahkan kepada pejabat fungsional yang koordinasinya tetap diserahkan kepada kepala bagian.
Ciri-cirinya :
    -Tidak tampak pembedaan tugas pokok dan bantuan
    -Spesialisasi praktis pada pejabat fungsional
    -Pembagian kerja dan pelimpahan wewenang tidak membedakan perbedaan tingkat
      eselon

2.8.5 Organisasi Matrik
Disebut juga sebagai Organisasi Manajemen Proyek yaitu penggunaan struktur organisasi menunjukkan di mana para spesialis yang punya ketrampilan di masing-masing bagian dari kegiatan perusahaan dikumpulkan lagi menjadi satu untuk mengerjakan proyek yang harus diselesaikan.

2.8.6 Organisasi Komite
Tugas kepemimpinan dan tugas tertentu dilaksanakan secara kolektif oleh kelompok pejabat, yang berupa komite atau dewan atau board dengan plurastic manajemen.
Terdiri dari :
    -Executive Committe (Pimpinan Komite) Anggotanya mempunyai wewenang lini
    -Staff Committee Orang-orang yang hanya mempunyai wewenang staf
            Suatu struktur organisasi akan memberikan informasi tentang :
  1.      Tipe organisasi, arinya struktur organisasi akan memberikan informasi tentang tipe
         informasi :
         yang digunakan ; apakah line organization, line and staff organization, atau functional
         organization
  2.      Pedepartemenan orgnisasi : akan memberikan informasi mengenai dasar pendepartemenan
        
(bagian ) apakh didasarkan fungsi-fungsi manajemen, wilayah produksi, shif dsb
  3.      Kedudukan : memberikan informasi tentang apa seseorang termasuk kelompok managerial
        atau
        karyawan operasional   
  4.     Rentang kendali  : memberikan informasi mengenai jumlah karyawan daalam setiap
        departemen ( bagian )
  5.     Manajer dan bawahan :  organisasi yang menberikan informasi tentang garis perintah dan
        tanggung jawab siapa yang menberi perintah dan siapa yang memberi tangung jawab dengan
        kata lain siapa ataan dan siapa bawahan.
  6.    Tingkatan Manajer : memberika informasi tentang kebradaan top manajer, midle manajer,
        dan low manajer
  7.    Bidang pekerjaan : artinya setiap kotaj dalam struktur organisasi memberikan informasi
        mengenai tugas –tugas dan pekerjaan serta tanggung jawab yang dilakukan dalam pekerjaan
        tersebut
  8.    Tingkat manajemen  : artinya sebuah bagan tidak hanya menunjukan herarji manajer
        bawahan
        dan atasan secara perorangan tetapi juga herarki manajemen secara keseluruhan
  9.     Pimpinan organisasi : struktur organisasi yang memberikan informasi apa pimpinan tunggal
        atau pimpinan kolektif atau presidium

2.9 HUBUNGAN MANAJEMEN DAN ORGANISASI
Manajemen dan organisasi sangat berhubungan erat, manajemen merupakan atau berarti sebagai kepemimpinan, sedangkan dalam organisasi juga terdapat kepemimpinan. Dengan demikian untuk menyusun organisasi yang baik dan dapat mencapai tujuan di perlukan manajemen yang baik juga.


BAB III
PENUTUP
3.1     kesimpulan
Manajemen merupakan sarana untuk mencapai tujuan organisasi dengan memanfaatkan alat yang tersedia semaksimum mungkin. Manajemen adalah suatu seni, karena untuk melakukan suatu pekerjaan melalui orang lain dibutuhkan keterampilan khusus. Manajemen merupakan kegiatan pokok yang dilakukan seorang pimpinan karena dia menjabat sebagai manajer untuk mengolah input menjadi output melalui proses manajemen. Dengan demikian, istilah manajemen mengacu kepada suatu proses mengkoordonai dan mengintegrasikan kegiatan-kegiatan kerja agar diselesaikan secara efisien dan efektif dengan dan melalui orang lain.
Pada umumnya, fungsi manajemen dibagi menjadi beberapa fungsi, yaitu merencanakan, mengkoordinasikan, mengawasi dan mengendalikan kegiatan dalam rangka usaha untuk mencapai tujuan yang diinginkan secara efektif dan efisien.
Manajemen dapat dibagi  dalam empat bidang utama, yakni manajemen pemasaran, manajemen operasional, manajemenSDM, dan manajemen keuangan, walaupun dalam bisnis tertentu bidang-bidang itu dapat berkembang sesuai dengan skala perusahaan dan srtategi yang dikembangkan.
Organisasi memiliki pengertian sekelompok orang (2 atau lebih) yang secara formal dipersatukan dalam suatu kerjasama untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Organisasi juga sangat berhubungan dengan manajemen dan tata kerja karena organisasi secara keseluruhan atau sebagai suatu keselurahan memerlukan manajemen untuk mengatur sistem tatakerja.
Organisasi memiliki ciri-ciri, unsur-unsur serta teori tersendiri yang menghasilkan macam-macam organisasi. Dengan berbagai tipe serta struktur yang bermacam-macam juga.
Bentuk-bentuk organisasi pun banyak ragamnya. Diantaranya yaitu organisasi niaga, organisasi social, organisasi olahraga, organisasi polotik, organisasi kenegaraan, organisasi perkuliahan, organisasi sekolah, bahkan organisasi didalam suatu keluarga.
Dan didalam organisasi sering terjadi masalah antara satu dengan lainnya, maka dalam memecahkan masalah tersebut harus dengan memikirkan solusinya yang tepat.
Manajemen dan organisasi sangat berhubungan erat, manajemen merupakan atau berarti sebagai kepemimpinan, sedangkan dalam organisasi juga terdapat kepemimpinan. Dengan demikian untuk menyusun organisasi yang baik dan dapat mencapai tujuan di perlukan manajemen yang baik juga


3.2  Daftar pustaka