MANAJEMEN DAN ORGANISASI
DI SUSUN OLEH:
KELOMPOK : KE – 3
KETUA :
CANDRA RAHARJA (
21215435)
ANGGOTA :
HENDRA
EKA SUPARMAN (23215111)
MUHAMAD ARIEF .W (24215354)
KHAIRUL
SAPUTRA (23215715)
SAMUEL .P. SILITONGA (26215361)
KELAS : 1EB23
SOFTSKILL
UNIVERSITAS GUNADARMA 2015 – 2016
KATA PENGANTAR
Puji serta syukur kami panjatkan
kehadirat ALLAH SWT yang telah
memberikan rahmat, nikmat serta karunia-nya kepada kami, karena atas
kehendak-nya pulalah kami dapat menyelesaikan makalah ini.
Tema
atau judul dari makalah ini adalah “MANAJEMEN
DAN ORGANISASI”. Adapun isi dari makalah ini adalah tentang pengertian dan
fungsi manajemen, efisiensi dan efektivitas manajemen, bidang-bidang manajemen,
tingkatan manager dan tanggung jawabnya, pengertian orgaisasi, Unsur-unsur Organisasi, Ciri-ciri organisasi, macam-macam organisasi, dan lainnya.
Harapan kami semoga makalah ini
dapat bermanfaat, sehingga dapat menambah pengetahuan bagi para pembaca. Kritik
dan saran dari semua pihak yang bersifat membangun selalu kami harapkan demi
kesempurnaan makalah ini.
Akhir kata, kami sampaikan terima
kasih kepada semua pihak yang telah berperan serta dalam penyusunan dan
penyelesaian makalah ini dari awal sampai akhir. Dan semoga ALLAH SWT
senantiasa selalu meridho’i segala usaha kita.
Penulis,
DAFTAR ISI :
KATA PENGANTAR............................................................................................................ i
DAFTAR ISI............................... .......................................................................................... ii
BAB I PENDAHULUAN
1.1 LATAR BELAKANG...................................................................................................... 1
1.2 RUMUSAN MASALAH................................................................................................. 2
1.3 TUJUAN PENULISAN................................................................................................... 2
BAB II PEMBAHASAN
2.1 Pengertian Manajemen.................................................................................................... 3
2.2 Fungsi Manajemen.......................................................................................................... 3
– 10
2.3 Bidang-Bidang Manajemen............................................................................................. 10
– 12
2.4 Tingkatan Manager Dan Golongan Manager............................................................ 12
– 13
2.5 Pengertian
Organisasi................................................................................................ 13
2.6 Aspek Penting Dalam Organisasi ..............................................................................14
2.7 Prinsip – Prinsip Organisasi ......................................................................................14
– 15
2.8 Bentuk Organisai .............................................................................................................15–
17
2.9 Hubungan
Manajemen Dan Organisasi........................................................................... 17
BAB III PENUTUP
3.1 kesimpulan ......................................................................................................................18
3.2 Daftar pustaka .................................................................................................................19
BAB
I
PENDAHULUAN
1.1 Latar
Belakang
Manajemen dipraktekkan dalam bisnis,
rumah-rumah sakit, universitas-universitas, badan-badan pemerintah dan pada
tipe-tipe lain aktivitas-aktivitas yang terorganisasi.
Organisasi berasal dari bahasa Yunani organon, yang berarti “alat” (tool).
Kata ini termasuk ke bahasa Latin, menjadi organization. Pengertian pada awalnya tidak merujuk pada benda
atau proses, melainkan tubuh manusia atau makhluk biologis lainnya.
Manajemen publik diartikan sebagai
proses formal dan informal untuk mengarahkan interaksi manusia menuju target
organisasi publik. Unit analisisnya adalah proses interaksi antara manusia dan
pekerja dan efek prilaku manusia terhadap pekerja dan hasil kerja.
1.
Manajemen KunoMesir (piramid) and China
(Tembok Besar China)
Bangsa Venesia (lini perakitan
kapal perang)
2. Adam
SmithMempublikasi “The Wealth of Nations” pd tahun 1776
Pendukung konsep
pembagian/spesialisasi kerja (division of labor: job specialization) untuk
meningkatkan produktivitas pekerja
3. Revolusi
IndustriMengganti tenaga manusia dg tenaga mesin
- Menciptakan
organisasi besar berdasarkan kebutuhan manajemen.
Organisasi
publik sering terlihat pada bentuk organisasi instansi pemerintah yang juga
dikenal dengan birokrasi pemerintah. Istilah birokrasi ini diberikan kepada
instansi pemerintah karena pada awalnya tipe organisasi yang ideal yang disebut
birokrasi merupakan bentuk yang diterima dan diterapkan oleh instansi
pemerintah.
1.2 RUMUSAN MASALAH
Dari latar belakang yang berada di atas itu kita dapat membuat
rumusan masalah
yang berkaitan dengan manajemen dan organisasi,yaitu :
2.1 Pengertian Manajemen
2.2 Fungsi Manajemen
2.3 Bidang-Bidang Manajemen
2.4
Tingkatan Manager Dan Golongan Manager
2.5 Pengertian
Organisasi
2.6
Aspek Penting Dalam Organisasi
2.7
Prinsip – Prinsip Organisasi
2.8 Bentuk Organisai
2.9Hubungan
Manajemen Dan Organisasi
Tujuan penulisan
Tujuan penulisan makalah ini adalah
agar mahasiswa paham mengenai Arti Manajemen dan Organisasi yang diharapkan
dapat juga bermanfaat bagi para pembaca dalam kehidupan sehari-hari.
BAB II
PEMBAHASAAN
2.1 Pengertian
Manajemen
Secara umum pengertian
manajemen adalah pengelolaan suatu pekerjaan untuk memperoleh hasil dalam
rangka pencapaian tujuan yang telah ditetapkan dengan cara menggerakkan
orang-orang lain untuk bekerja.
Menurut George R. Terry (1977) menyatakan
manajeman adalah suatu proses yang berbeda terdiri dari planning,
organizing, actuating,dan controlling yang dilakukan untuk mencapai tujuan
yang ditentukan dengan menggun manusia dan su,ber daya lainnya.
2.1.1 Pengertian Manajemen menurut para ahli
A.
Manajemen adalah suatu pencapaian tujuan
yang telah ditentukan dengan menggunakan orang
lain ( Robert. D. Terry )
B.
Manajemen adalah proses dimana
pelaksanaan dari suatu tujuan diselenggarakan dan diawasi.
(Encyclopedia of
Social )
C.
Manajemen adalah suatu proses yg
dilakukan oleh satu orang atau lebih untuk
mengkoordinasikan kegiatan -
kegiatan orang lain guna mencapai tujuan / hasil (Evancevich)
D.
Manajemen adalah membuat tujuan tercapai
melalui kegiatan orang lain dan fungsi-fungsinya
dapat dipecah
sekurang-kurangnya 2 tanggung jawab utama yakni perencanaan dan pengawasan
(
Evancevich )
2.2 Fungsi manajemen
Fungsi manajemen bermacam-macam yaitu: Planing, Organizing,
Actuiting, Controling dan
Evaluation
2.2.1 PLANING ( Perencanaan
)
Perencanan adalah fngsi yang paling penting dan pertama
kali harus dikerjakan. Dalam
perencanaan memuat tujuan dan
bagaimana mencapai tujuan, rincian kegiatan.
Unsur Perencanaan
1. Unsusr Tujuan : Adanya perumusan tujuan yang jelas
2. Unsur Policy :
Adanya metode untuk mencapai tujuan
3. Unsur Prosedur : Pembagian tugas dan
hubunan masing-masing anggota
4. Unsur Progres : Standart Evaluasi
5. Unsur Program : Penyususnan Skala
preoritas
Macam perencanaan menurut tingkatnya
. Top Level / Tingkat atas
. Midle level / Tingkat menengah
. Bottom level / Timgkat bawah
Macam Penyusunan
Rencana Menurut Tingkatnya
* Bottom Up : adalah perencanaan usulan dari tingkat bawah kemudian disusun
dan dipertimbangkan
di tingkat pusat
* Top to the bottom : ( Top
Down ) Perencanaan dari tingkat atas yang langsung
dilaksanakan ditingkat bawah. Biasanya sudah disertai
dengan juklak dan juknis
* All at once : Adalah
proses penyusunan perencanaan secara bersamaan antara
tingkat atas
dan tingkat bawah dalam organisasi.
Macam Perencanaan menurut jangka waktunya
- Long range plan : 10 – 20 tahun
- Medium term plan : 5 – 7 tahun
- Short term plan : 1 – 3 tahun
- Annual plan ;
rencana tahunan
Syarat
Peencanaan
- Tujuan dirumuskan secara jelas
- Sifatnya harus sederhana
- Bersifat fleksibel
- Penggunaan sumber dana harus efektif
Manfaat
Perencanaan
- Metode untuk mencapai tujuan
- Sebagai petunjuk pelaksanaan bagi seluruh peserta
- Menjamin penggunaan
2.2.2 PENGORGANISASIAN ( Organizing )
Pengorganisasian adalah proses pengelompokan terhadap : Tenaga ( orang ), Alat- alat /
facilitas, jenis tugas dan wewenang, dan tanggungjawab
Proses pengorganisasian
dapat dirinci sebagai berikut :
- Memahami tugas
- Penetapan tugas pokok dari rincian
kegiatan
- Pengelompokan tugas / jabatan
- Penyususnan struktur organisasi
- Penyususnan otoritas organisasi
- Pengisisan jabatan/ stafing
- Facilitating : memfacilitasi kebutuhan baik terhadap tenaganya maupun
kegiatannya
A. Pemahaman
Tujuan
Tujuan diuraikan secara jelas serta
tolok ukurnya sesuai dengan herargi tujuan
B. Penetapan
Tugas Pokok
Tugas pokok dirumuskan secara jelas
C. Pengelompokan
Tugas Jabatan
Rumusan pengelompokan tugas :
§ Job
analysis ( analisis tugas )
dianalisa sesuai dengan keahliannya
§ Job
diskription ( uraian tugas ) apa saja
jenis tugas yangdiberikan
§ Job
spesifikation ( syarat tugas ) syarat
dan persiapan yang harus dipenuhi
§ Job
evaluation ( evaluasi tugas )
mengidentifikasi apakah jenis tugas sesuai
D. Struktur Organisasi
Kelompok jabatan di ubah menjadi satuan organisasi atas dasar ;
Departemen
Horizontal :
§ Kesamaan fungsi dan jabatan :Kesamaan kelompok
konsumen
§ Kesamaan
proses dan cara kerja :Kesamaan lokasi
§ Kesamaan
hasil produksi :Kombinasi
dalam bentuk matrik
Departemen
Vertikal : herarki dan koordinasi
E. OTORITAS
ORGANISASI
Adalah kekuasaan / hak untuk bertindak /
memberi perintah kepada orang lain. Otoritas ini harus
tercantum dengan jelas
baik pada job diskription maupun struktur organisasi : misalnya
§ Ketetntuan
perundangan
§ Posisi
dalam kontiilasi
( kedudukan dalam organisasi )
§ Pelimpahan
otoritas /mandat
§ Perintah
atasan
F. STAFFING
Proses
staffing meliputi
§ Mempelajari
organisasi
§ Memperkirakan
kebutuhan staff : kualifikasi tenaga dan
jumlah staf
§ Rekruetment
staf
§ Seleksi
penerimaan dan penempatan staf
§ Job
training : Preservice
Training ( sebelum kerja). In service training ( selama kerja )
G. FACILITATING : memberi bekal/ fasilitas ; peralatan,
material, keuangan
2.2.3 ACTUATING ( Penggerakan )
a. Rangkaian kegiatan yang berhubungan dengan
aktivitas yang bisa mempengaruhi orang lain agar mereka suka melaksanakan usaha
sesuai tujuan.
b. Alat-alat
Penggerakan bisa berupa ;
- Perintah - Surat edaran
- Petunjuk - Rapat koordinasi
- Bimbingan
- Pertemuan loka karya
( workshop )
c. Motivasi
1.
Pengertian : Proses pemberian motive / penggerak
bekerja kepada bawahannya sehingga mereka mau bekerja sebaik-baiknya sesuai
kehendak pimpinan, karenanya manager harus mengetahui basic personal Need bagi
anggotanya
2. Basic
Personal Need ( kebutuhan dasar manusia
)
3
. Teknik Motivasi
a.
Motivasi Tidak Langsung
1.
Siinkronisasi aspirasi individu dengan
tujuan organisasi. Adalah :
§ Pengertian
mendalam tentang tujuan organisasi akan memberi manfaat pad pekerja
§ Pengertian
bahwa organisasi tidak bertentangan dengan aspiarasi individu
§ Pemberian
kesempatan pekerja untuk menentukan cara pencapaian tujuan
2.
Kondisi organisasi menciptakan keadaan
favourible berprestasi : mis
- Sosial condition
- associatio condition
- customary condition
b.
Motivasi Langsung
1.
Intensi Material: dasar pemberian
terhadap : waktu ; mis cuti.
Hasil kerja : yang berprestasi baik diberi imbalan
Gabungan
keduanya .
Jaminan social : bisa berupa rumah dinas,
ONH, biaya tugas belajar ,
pengobatan
gratis
2.
Intensif Material ; Pemberian gelar, tanda jasa,/medali, pujian lesan atau
tertulis, dipromosikan
, diberi hak menggunakan atribut
jabatan,hak dimakamkan
di taman makam pahlawan
2.2.4 CONTROLING ( Pengawasan )
Adalah tindakan meneliiti
apakah segala sesuatu tercapai atau berjalan sesuai dengan rencana yang telah
ditetapkan, atau intruksi- intruksi yang
telah ditetapkan. Pengawasan bertujuan menunjukan atau menemukan kelemahan-
kelemahan agar dapat diperbaiki dan mencegah terulangnya kelemahan tersebut. (
Fayol )
Dengan demikian dapat
diartikan bahwa pengawasan adalah suatu proses untuk menetapkan pekerjaan yang
sudah dilaksanakan serta mengoreksi apakah pekerjaan dimaksud telah dikerjakan
sesuai dengan rencana
A. Syarat/ prinsip pengawasan
a. Harus ada rencana
yang jelas
b. Harus mampu menjamin adanya tindakan perbaikan
c. Harus bersifat fleksibel
d. Dapat dimengerti
e. Dapat merefleksikan pola organisasi
B. Subyek pengwasan
- intern
( dari dalam organisasi )
-
ektern ( dari luar organisasi )
C. Obyek pengawasan
- produksi
- keuangan
- waktu
- manusianya
D.
Cara pengumpulan datanya.
- personal observasi : pengawsan perorangan
- oral report : laporan lisan
- writen report :
laporan tertulis
- control by exeption : pengawasan khusus terhadap hal-hal
khusus
2.2.5 EVALUATION ( Penilaian )
prosedur penilaian / pelaksanaan
hasil kerja/ dampak secara systematik, dengan membabndingkannya dengan standart
dan mengikuti kreteria / metode / tujuan guna menilai dan sekaligus pengambilan
keputusan selanjutnya
A. Tujuan
:
1. sebagai alat untuk
memperbaiki pelaksanaan program dan perencanaan
program
2. sebagai alat untuk memperbaiki
pelaksanaan suatu kegiatan yang sedang
berjalan
3. sebagai alat untuk memperbaiki alokasi sumber daya
4. sebagai alat untuk mengadakan perencanaan kembali yang lebih baik dari
semula
B.
Berdasarkan waktunya, evaluasi dapat digolongkan ;
a.
evaluasi formative
yaitu evaluasi yang dilaksanakan
saat kegiatan sedang berlangsung , ini dibagi
2 bentuk:
- Critical review evaluation : kegiatan evaluasi dengan cara
menanyakan bagian
penting sebelum kegiatan dimulai
- Midterm Evaluasi :
evaluasi saat kegiatan sedang berjalan
b.
Eavaluasi Sumative : adalah evaluasi dilakuakan saat
kegiatan telah
selesaidilakukan. Evaluasi ini dikelompokan
menjadi 2 macam :
- Evaluasi Output : yaitu evaluasi
untuk menilai hasil
kegiatan program
- Evaluasi dampak/ impact/
outcome : yaitu evaluasi untuk
menilai dampak dari hasil
pelaksanaan program
C.
ProsesEvaluasi ; Tahapan – tahapanya
§ Kegaiatan
berfikir konseptual
§ Formulasi
tujuan, sasaran dan manfaat evaluasi
§ Formulasi
sumber dan jenis informasi yang diperlukan
§ Formulasi
kriteria evaluasi
§ Formulasi
modal / kerangka kerja / rancang bangun
D.
Kegiatan Operasional
§ Pengumpulan
data informasi
E. Kegiatan
penilaian :
- Formulasi derajat
keberhasilan
- Formulasi faktor penunjang /
penghambat
F. Kegiatan
tindak lanjut
§ Formulasi
tindakan pemecahan masalah
§ Feed
back evaluasi kepada user
§ Follow
up/ corective action/ tindakan perbaikan
G. Kriteria
Evaluasi
1.
Relevansi
Relevansi dipakai untuk memeriksa rasionalisasi suatu program :
- masalah - kegiatan
- kebijaksanaan - unit kerja , dsb
-
tujuan/ jawaban masalah
2. Tingkat Kecukupan : ( adequacy ) :
Tingkat kecukupan sejumlah kegiatan suatu
program dan menunjukan
seberapa banyak masalah yang bisa
diatasi
a.
Tingkat kecukupan sejumlah kegiatan (
adquacy of effort )
= jmlah kegiatan yang dilaksanakan
X 100 % jumlah kegiatan yang dibutuhkan
b.
Tingkat kecukupan Akktifitas dan
Pencapaian ( adequacy of performance) Jumlah hasil /
pencapaian kegiatan X
100 %
*coverage adalah perkiaraan jumlah
hasil yang seharusnya dicapai dari
pelaksanaan program
3. Ukuran Tingkat Kemajuan program
Adalah penilaian dengan
cara membandingkan rencana / kenyataan suatu program
secara berkala pada waktu pada
waktu program sedang berjalan guna mengetahui
# Monitoring
tingkat kemajuan pelaksanaan
# Identifikasi dan
koreksi hambatan pelaksanaan
2.3 Bidang-bidang manajemen
2.3.1 Manajemen Produksi
Manajemen produksi adalah
proses manajemen yang bertanggung jawab terhadap prencanaan
(aktifitas)
produksi, distribusi atau manajemen proyek yang dijalankan oleh sebuah
organisasi.
Kegiatan manajemen produksi meliputi :
1. Perencanaan (desain) produksi
2. Pengendalian (berkaitan dengan
persediaan) produksi
3. Pengawasan Produksi (berkaitan
dengan mutu/quality
control)
2.3.2 Manajemen
Pemasaran
Manajemen pemasaran adalah suatu
rencana kegiatan yang dilakukan oleh perusahaan
berdasarkan analisa situasi dan tujuan yang telah ditetapkan.
Kegiatan pemasaran antara lain
menetapkan product yang disukai pasar, harga, promosi dan
penempatan jalur
distribusi.
Fungsi
pemasaran meliputi :
1.
penjualan
2.
pembelian
3.
pengangkutan
4.
pembelanjaan
5.
penanggungan resiko
6.
standarrisasi dan gading
7.
informasi pasar
Kegiatan
manajemen pemasaran antara lain:
1.
riset pasar merupakan bagian
terpenting untuk mengetahui keinginan, sikap dan tingkah laku
konsumen terhadap
produk yang akan dijual.
2.
Segmentasi pasar yakni proses
kegiatan membagi pasar ke dalam kelompok-kelompok konsumen
yang akan dilayani
oleh perusahaan.
3.
Promosi terpadu (promotional mix)
merupakan ussaha memperkenalkan produk secara terpadu
yang dapat
dilakukan melalui periklanan, promosi penjualan, publisitas, dan personal
selling.
2.3.3 Manajemen keuangan
Manajemen keuangan adalah suatu
bagian dari manajemen yang fokusnya adalah pengelolaan
dana perusahaan yang
efektif dan efesien guna mencapat tujuan yang telah ditetapkan
perusahaan.
Manajemen
keuangan mempunyai tugas antara lain :
1.
memanfaatkan peluang dalam
memperoleh dana intern maupun ekstern
2.
Pengalokasian dana untuk menunjang
kegiatan perusahaan.
3.
Penggunaan dana yang dilakukan
secara efisien dan efektif.
2.3.4 Manajemen personalia
Manajemen personalia adalah
bagian dari manajemen yang memfokuskan perhatiannya pada
faktor produksi tenaga
kerjadalam suatun organisasi agar tujuan yant telah ditetapkan dapat
dicapai
secara optimal.
Kegiatan
manajemen personalia antara lain ;
1.
Pengadaan pegawai
2.
pemilihan tenaga kerja
3.
penyeleksian pegawai untuk
menentukan posisi jabatan yang sesuai.
4.
mengadakan pelatihan dan pendidikan
untuk pegawai.
5.
Menyediakan fasilitas, kesejahteraan
dan gaji yang memuaskan.
6.
Melakukan rotasi jabatan
7.
Memotivasi pegawai dengan
dmemberikan penghargaan kepada pegawai yang berprestasi.
8.
melakukan pemberhentian dan pesiun
pegawai.
2.3.5 Manajemen Administrasi
Manajemen administrasi
merupakan bagian dari manajemen yang memberikan informasi
layanan bidang
administrasi yang diperlukan untuk melaksanakan kegiatan secara efektif dan
memberi dampak kelancaran pada bidang lainnya.
Kegaitan
manajemen administrasi antara lain :
1.
Pengadministrasian seluruh kegiatan
2.
Menginventarisasi peralatan kantor
3.
Penyediaan informasi yang dibutuhkan
untuk kepentingan manajemen.
4.
Melakukan pengasrsipan data sehingga
mudah untuk diakses oleh yang membutuhkan.
2.4 TINGKATAN
MANAJEMEN
Manager berdasarkan herarki tugasnya dikelompokan sbb
:
1.
Manager tingkat pertama ( Lower Manager
) adalah manager yang langsung berhubungan
dengan
pekerjaan ( worker ) yang langsung menjalankan mesin ataupun memberikan
pelayanan
llangsung kepada konsumen. Manager tingkat ii disyaratkan memiliki
proporsi peranan
TECHNICEL SKILL yang
kebih besar dari pada konseptual skill.
2.
Manager tingkat menengah ( MIDLE MANAGER )
adalah manager yang mengisi jenjang
antara top manager dengan
lower manage. Manager ini menjadi saluran infrmasi dan komunikasi
timabl balik,
sehingga manager tingkat ini diutamakan memiliki kemampuan untuk mengadakan
hubungan antar manusia
3.
Manager tingkat puncak ( TOP MANAGER )
adalah manager yang menduduki kewenangan
organisasi tertinggi dan sebagai
penanggung jawab utama pelaksanaan organisas.
Manager ini
diisyaratkan memiliki
proporsi peranan konseptual skill lebih besar dibanding technical skill
2.4.1 GOLONGAN MANAGER
TOP MANAGER manager tingkat ini diperlukan kemampuan
berfikir abstrak dan
kemampuan generalis dan dan menanggung jawab beban mental
yang berat Pada low
manager diperlukan kemampuan : merancang , melakuakn teknik
skill yang specific dengan
mantap
Tugas Top Manager :
a.
Sebagai pengambil keputusan
b.
Sebagai pemikul tanggung jawab
c.
Mengerahkan sumber daya untuk mencapai
tujuan
d.
Sebagai pemikir konseptual
e.
Sebagai diplomat
1. Peranan
Interpersonal
a. Figur
head ( kepala ) : seseorang yang mempunyai atribut simbul sebagai unsur kepala
organisasi
b. Leader/
pemimpin : orang yang mempunyai kewenangan formal sebagai pemimpin bagi
anggotanya
c. Liasion / penghubung
: peranan mangadakan hubungan keluar organisasi
2.
Peranan Informasional
a. Monitor / pengamat : melakukan
pengamatan segala informasi didalam organisasinya
b. Desimination / penyebar : menyebarkan
informasi yang diperoleh kedalam satuan kerjanya
c. spokerman/ juru bicara : penyampai informasi
3.
Peranan Pengambil Keputusan
a. Enterpreuner : upaya memperbaiki / menigkatkan organisasi
terhadap pelayanan
dan selalu
beradaptasi terhadap perubahan dalam perbaikan
b. Desturbence
handler / penenganan gangguan : mampu meredam dan menangani
gangguan dalam
organisasi
c. Resource allocator : penyalur
alokasi sumber daya atau mengalokasikan
sumber daya
secara
tepat
d. Negoitator / ahli negoisasi : melakukan hubungan kerja sama timbal balik
yang salin
menguntungkan dengan instansi lain
2.5
PENGERTIAN
ORGANISASI
- Organisasi
adalah sistem perserikatan formal , berstruktur dan terkoordinasi dari
kelompok orang yang bekerja sama dalam mencapai tujuan tertentu ( Malaya
Hasibuan )
- Organisasi
adalah : setiap bentuk perserikatan manusia untuk mencapai tujuan bersama
( James D, Mooney )
- Organisasi
adalah : sistem kerja sama yang terkoordinasi secara sadar dan dilakukan
oleh dua orang atau lebih ( Chaster I, Barnard )
- Organisasi
adalah : pembinaan hubungan wewenang dan dimaksudkan untuk koordinasi
struktural, baik secara vertikal maupun horizontal diantara
posisi-posisi yang telah diserahi
tugas-tugas khusus yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan organisasi (
Koonz & Donnel )
Organisasi : suatu system yang dinamis yang selelu
berubah dan menyesuaikan diri dengan tekanan internal, ekternal dan selelu
dalam proses evolusi kontinyu ( Philip, Senznick )
2.6
ASPEK PENTING DALAM ORGANISASI
- Adanya
tujuan tertentu yang ingin dicapai
- Adanya
system kerja sama yang terstruktur dari sekelompok orang
- Adanya
pembagian kerja dan hubungan kerja antara sesama karyawan
- Adanya
penetappan dan pengelompokan pekerjaan yang terintegrasi
- Adanya
keterikatan formal dan tatatertib yang harus ditaati
- Adanya
pendelegasian wewenang dan koordinasi tugas-tugas.
- Adanya
unsur-unsur dan alat-alat organisasi
- Adanya
penempatan orang-orang dan alat-alat organisasi
2.7 PRNISIP-PRINSIP
ORGANISASI
- Prinsiple
of Organisasi ( Azas Tujuan
Organisasi ) Menurut azas ini
organisasi harus jelas dan rasional, apakah bertujuan untuk
memperoleh laba ( busenis
organization ) ataukah untuk memberi pelayanan publik ( publik
organization ) Hal ini bagian penting dalam menentukan struktur organisasi
- Priciple
Unity of Obyektive ( azas kesatuan tujuan ) Menurut asas ini, didalam suatu
organisasi harus ada kesatuan
tujuan yang ingin dicapai. Organisasi secara keseluruhan dan tiap-tiap
bagiannya harus berusaha untuk mencapai tujuan tersebut
- Principle
of Unity of commando ( azas kesatuan perintah ) azas ini hendaknya setiap
bawahan menerima perintah ataupun memberikan pertanggungjawaban hanya
kepada satu orang atasan. Tetapi satu atasan dapat memerintah lebih dari
satu orang.
- Priciple
of The span of managemen ( azas rentang kendali ) Azas ini seseorang
manager hanya dapat memimpin secara efektif sejumlah bawahan tertentu.
Misalnya 3 orang sampai dengan 9 orang . Jumlah bawahan ini tergantung
kecakapan dan kemampuan manager yang bersangkutan
5.
Priciple of delegation of authority (
azas pendelegasian wewenang) Pimpinan dibenarkan
memberikan / melimpahkan
sebagian wewenang kepemimpinanannya kepada seorang atau
sekelomok orang lain
agar pencapaiantujuan leboh efektif. Pendelegasian harus jelas sehingga
mengetahui wewenangnya
6. Principle of parity of authority and
reponsibility ( azas kewenangan dan
tanggung jawab)
Azas ini hendaknya
wewenang dan tanggung jawab hendaknya seimbang. Wewenang yang
didelegasikan dengan tanggung jawab yang
timbul karenanya harussama besarnya. Misalkan
wewenang yang diberikan X maka
tanggung jawab juga sebasar X.
7. Principle
of Responsibility : (azas tanggung jawab) Menurut azas ini,pertanggung
jawabannya dari
bawahan terhadap atasan harus sesuai dengan garis wewenang ( lineauthority)
dan pelimpahan wewenang.Seseorang hanya bertanggung jawab kepada orang yang
memberikan tanggung jawab.
8.
Principle of departementation (
principle of devision of work ) = azas pembagian kerja.
Menurut azas ini,
pengelompok tugas-tugas, pekerjaan-pekerjaan atau kegiatan yang sama ke
dalam
satu unit kerja ( departemen) hendaknya didasarkan atas eratnya hubungan
pkerjaan
tersebut
9. Principle of personnel placement (
azas penempatan personalia ) Menurut azas ini,
hendaknya
penempatan orang-orang
pada setip jabatannya harus didasarkan atas kecakapan, keahlian, dan
ketrampilannya ( the right man, in the
right job ) oleh karena itu harus dilakukan seleksi sesuai
dengan kebutuhan
10. Principle of scalar chain ( azas
jenjang berangkai ) : Saluran perintah dari atas kebawah
harus
merupakan mata
rantai vertikal yang jelas dan tidak terputus dan sebaikny menemouh jarak
yang
terpendek., dan sebaliknya pertanggungjawaban bawahan ke atasan juga serupa.
11. Princip of effiiciency ( asas eficiensi
)Suatunorganisasi dalam mencapai tujuannya
harus dapat
mencapai hasil yang optimal dengan pengorbanan yang minimal
12. Principle of continuity ( azas kesinambungan ) Organisasi harus
mengusahakan cara-cara
untuk menjamin kelangsungan hidupnya.
13. Principle of coordination : ( asas koordinasi
) Asas ini merupakan tindakan lanjut dari asas-asas
organisasi launnya.
Koordinasi dimaksudkan untuk mensikronisasikan dan mengintegrasikan
segala
tindakan
2.8
BENTUK
ORGANISASI
Struktur organisasi adalah suatu
gambar yang menggambarkan bentuk organisasi,
pedepartemenan organisasi,
kedudukan dan jenis wewenang pejabat, dan hubungan pekerjaan
, garis perintah
dan tanggung jawab, rentang kendali dan sistem rentang kendali dan sistem
pimpinan kendali.
2.8.1 Organisasi Lini
Garis wewenang yang menghubungkan langsung secara vertical antara atasan dan
bawahan
Ciri-cirinya :
-Jumlah karyawan sedikit
-Manajer dibawahnya hanya sebagai
pelaksana
-Sarana dan alatnya terbatas
-Hubungan atasan dan bawahan bersifat
langsung
-Bentuk lini pada perusahaan
perseorangan, pemilik perusahaan adalah top manager
2.8.2 Organisasi Fungsional
Wewenang dari pimpinan tertinggi dilimpahkan kepada kepala bagian yang
mempunyai jabatan fungsional untuk dikerjakan para pelaksana yang mempunyai
keahlian khusus
Ciri-cirinya :
-Organisasi kecil
-Terdapat kelompok kerja staf ahli
-Spesialisasi dalam pelaksanaan tugas
-Target yang hendak dicapai jelas dan
pasti
-Pengawasan ketat
2.8.3 Organisasi Garis dan Staff
Pelimpahan wewenang secara vertikal dari pimpinan ke kepala bagian dibawahnya
serta masing-masing pejabat, manajer ditempatkan satu atau pejabat staff yang
tidak mempunyai wewenang memerintah tetapi hanya sebagai penasihat, misal :
kearsipan, keuangan, personel
Ciri-cirinya :
-Hubungan atasan dan bawahan tidak
seluruhnya
langsung
-Karyawan banyak
-Organisasi besar
-Ada 2 kelompok kerja organisasi
sehingga ditekankan
adanya spesialisasi :
-Personel Lini
-Personel Staff
2.8.4 Organisasi Fungsional dan Garis
Wewenang dari pimpinan tertinggi dilimpahkan kepada kepala bagian dibawahnya
yang mempunyai keahlian tertentu serta sebagian dilimpahkan kepada pejabat
fungsional yang koordinasinya tetap diserahkan kepada kepala bagian.
Ciri-cirinya :
-Tidak tampak pembedaan tugas pokok
dan bantuan
-Spesialisasi praktis pada pejabat
fungsional
-Pembagian kerja dan pelimpahan
wewenang tidak membedakan perbedaan tingkat
eselon
2.8.5 Organisasi Matrik
Disebut juga sebagai Organisasi Manajemen Proyek yaitu penggunaan struktur
organisasi menunjukkan di mana para spesialis yang punya ketrampilan di
masing-masing bagian dari kegiatan perusahaan dikumpulkan lagi menjadi satu
untuk mengerjakan proyek yang harus diselesaikan.
2.8.6 Organisasi Komite
Tugas kepemimpinan dan tugas tertentu dilaksanakan secara kolektif oleh
kelompok pejabat, yang berupa komite atau dewan atau board dengan plurastic
manajemen.
Terdiri dari :
-Executive Committe (Pimpinan Komite)
Anggotanya mempunyai wewenang lini
-Staff Committee Orang-orang yang
hanya mempunyai wewenang staf
Suatu
struktur organisasi akan memberikan informasi tentang :
1.
Tipe organisasi, arinya struktur
organisasi akan memberikan informasi tentang tipe
informasi :
yang digunakan ; apakah line
organization, line and staff organization, atau functional
organization
2.
Pedepartemenan orgnisasi : akan
memberikan informasi mengenai dasar pendepartemenan
(bagian ) apakh didasarkan fungsi-fungsi
manajemen, wilayah produksi, shif dsb
3.
Kedudukan : memberikan informasi tentang
apa seseorang termasuk kelompok managerial
atau
karyawan operasional
4.
Rentang kendali : memberikan informasi mengenai jumlah
karyawan daalam setiap
departemen ( bagian )
5.
Manajer dan bawahan : organisasi yang menberikan informasi tentang
garis perintah dan
tanggung jawab siapa yang menberi perintah dan siapa yang
memberi tangung jawab dengan
kata lain siapa ataan dan siapa bawahan.
6.
Tingkatan Manajer : memberika informasi
tentang kebradaan top manajer, midle manajer,
dan low manajer
7.
Bidang pekerjaan : artinya setiap kotaj
dalam struktur organisasi memberikan informasi
mengenai tugas –tugas dan
pekerjaan serta tanggung jawab yang dilakukan dalam pekerjaan
tersebut
8.
Tingkat manajemen : artinya sebuah bagan tidak hanya menunjukan
herarji manajer
bawahan
dan atasan secara perorangan tetapi juga herarki
manajemen secara keseluruhan
9.
Pimpinan organisasi : struktur
organisasi yang memberikan informasi apa pimpinan tunggal
atau pimpinan
kolektif atau presidium
2.9 HUBUNGAN MANAJEMEN DAN ORGANISASI
Manajemen dan organisasi sangat berhubungan erat, manajemen
merupakan atau berarti sebagai kepemimpinan, sedangkan dalam organisasi juga
terdapat kepemimpinan. Dengan demikian untuk menyusun organisasi yang baik dan
dapat mencapai tujuan di perlukan manajemen yang baik juga.
BAB III
PENUTUP
3.1 kesimpulan
Manajemen merupakan sarana untuk mencapai tujuan organisasi
dengan memanfaatkan alat yang tersedia semaksimum mungkin. Manajemen adalah
suatu seni, karena untuk melakukan suatu pekerjaan melalui orang lain
dibutuhkan keterampilan khusus. Manajemen merupakan kegiatan pokok yang
dilakukan seorang pimpinan karena dia menjabat sebagai manajer untuk mengolah
input menjadi output melalui proses manajemen. Dengan demikian, istilah
manajemen mengacu kepada suatu proses mengkoordonai dan mengintegrasikan
kegiatan-kegiatan kerja agar diselesaikan secara efisien dan efektif dengan dan
melalui orang lain.
Pada umumnya, fungsi manajemen dibagi menjadi beberapa
fungsi, yaitu merencanakan, mengkoordinasikan, mengawasi dan mengendalikan
kegiatan dalam rangka usaha untuk mencapai tujuan yang diinginkan secara
efektif dan efisien.
Manajemen dapat dibagi
dalam empat bidang utama, yakni manajemen pemasaran, manajemen operasional,
manajemenSDM, dan manajemen keuangan, walaupun dalam bisnis tertentu
bidang-bidang itu dapat berkembang sesuai dengan skala perusahaan dan srtategi
yang dikembangkan.
Organisasi
memiliki pengertian sekelompok orang (2 atau lebih) yang secara formal dipersatukan
dalam suatu kerjasama untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Organisasi
juga sangat berhubungan dengan manajemen dan tata kerja karena organisasi
secara keseluruhan atau sebagai suatu keselurahan memerlukan manajemen untuk
mengatur sistem tatakerja.
Organisasi
memiliki ciri-ciri, unsur-unsur serta teori tersendiri yang menghasilkan
macam-macam organisasi. Dengan berbagai tipe serta struktur yang bermacam-macam
juga.
Bentuk-bentuk
organisasi pun banyak ragamnya. Diantaranya yaitu organisasi niaga, organisasi
social, organisasi olahraga, organisasi polotik, organisasi kenegaraan,
organisasi perkuliahan, organisasi sekolah, bahkan organisasi didalam suatu
keluarga.
Dan
didalam organisasi sering terjadi masalah antara satu dengan lainnya, maka
dalam memecahkan masalah tersebut harus dengan memikirkan solusinya yang tepat.
Manajemen
dan organisasi sangat berhubungan erat, manajemen merupakan atau berarti
sebagai kepemimpinan, sedangkan dalam organisasi juga terdapat kepemimpinan.
Dengan demikian untuk menyusun organisasi yang baik dan dapat mencapai tujuan
di perlukan manajemen yang baik juga
3.2 Daftar pustaka